loading
Pompa Piston Tetap Aksial HD-A2FM 1
Pompa Piston Tetap Aksial HD-A2FM 1

Pompa Piston Tetap Aksial HD-A2FM

5.0
design customization

    Ups ...!

    Tidak ada data produk.

    Pergi ke Homepage

    Deskripsi Produk

    Kode Pemesanan Motor Piston Tetap Aksial HD-A2FM

     gambar.png

     Kode Pemesanan Motor Piston Tetap Aksial HD-A2FM .png

     Kode Pemesanan Motor Piston Tetap Aksial HD-A2FM .png

    Data Teknis Motor Piston Tetap Aksial HD-A2FM

    Segel poros…Beban tekanan yang diizinkan

    Umur pakai seal poros dipengaruhi oleh kecepatan unit piston aksial dan tekanan pembuangan casing (case pressure).

    Perbedaan tekanan rata-rata 2 bar antara tekanan casing dan tekanan ambient tidak boleh dilampaui secara terus-menerus pada kondisi normal.

    suhu pengoperasian.

    Untuk tekanan diferensial yang lebih tinggi pada kecepatan yang dikurangi, lihat diagram.

    Lonjakan tekanan sesaat (t < 0,1 s) hingga 10 bar diperbolehkan. Masa pakai segel poros berkurang seiring dengan

    peningkatan frekuensi lonjakan tekanan.

    Tekanan casing harus sama dengan atau lebih tinggi dari tekanan sekitar.

     1620790791163322.png

    Kisaran suhu

    Segel poros FKM dapat digunakan untuk suhu pembuangan casing dari -25 °C hingga +115 °C

    Untuk kasus aplikasi di bawah -25 °C, diperlukan segel poros NBR (kisaran suhu yang diizinkan -40 °C hingga +90 °C). Nyatakan NBR

    Segel poros (teks biasa) saat memesan. Silakan hubungi kami.

    Arah aliran

    Arah putaran, dilihat pada poros penggerak Arah aliran
    searah jarum jam (R) A → B
    berlawanan arah jarum jam (L) B → A

    Ukuran 250355500
    qv siram (l/menit) 101616

    Pelabuhan Pelabuhan untuk Diagram

    A, B

    T

    Pelabuhan kerja

    Port pembuangan

     gambar.pngPompa Piston Tetap Aksial HD-A2FM 7

     gambar.png

     gambar.png

     gambar.png

     gambar.png

     gambar.png

    Pompa Piston Tetap Aksial HD-A2FM 13 Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar 6) Ukuran 3) P Maks [batang] 4) Negara Bagian 7)
    A, B Pelabuhan kerja DIN 3852 M18 x 1,5 dalam 12350 HAI
    T 1 Port pembuangan DIN 3852 M10 x 1 dalam 8 3 HAI
    T 2 Port pembuangan DIN 3852 M10 x 1 dalam 8 3 HAI

     gambar.png

    Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 3) P Maks [batang] 4) Negara Bagian 8)
    A, B Pelabuhan kerja lihat pelat pelabuhan450
    T 1 Port pembuangan DIN 3852 5) M12 x 1,5 dalam 12 3 X 7)
    T 2 Port pembuangan DIN 3852 5) M12 x 1,5 dalam 12 3 O 7)

     gambar.png

    Piring Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 1) P Maks [batang] 2) Negara Bagian 5)
    03 A, B Pelabuhan kerja DIN 3852 3) M22 x 1,5 dalam 14450 X
    04 A, B Pelabuhan kerja DIN 3852 3) M22 x 1,5 dalam 14450 HAI

    Pompa Piston Tetap Aksial HD-A2FM 16Pompa Piston Tetap Aksial HD-A2FM 17 Catatan

    1) Untuk torsi pengencangan maksimum, petunjuk umum harus diperhatikan.

    2) Lonjakan tekanan sesaat dapat terjadi, tergantung pada aplikasinya. Ingatlah hal ini saat memilih alat ukur dan fitting.

    3) Permukaan titik bisa lebih dalam dari yang ditentukan dalam standar yang sesuai

    5) O = Harus terhubung (dicolokkan saat pengiriman) X = dicolokkan (dalam operasi normal)

     gambar.png

    Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 3) P Maks [batang] 4) Negara Bagian 8)
    A, B Pelabuhan kerja lihat pelat pelabuhan450
    T 1 Port pembuangan DIN 3852 5) M16 x 1,5 dalam 12 3 X 7)
    T 2 Port pembuangan DIN 3852 5) M16 x 1,5 dalam 12 3 O 7)

     gambar.png

    Piring Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 1) P Maks [batang] 2) Negara Bagian 5)
    Tanggal 01, 02, 10 A, B

    Pelabuhan kerja

    Benang pengikat

    SAE J518 4)

    DIN 13

    1/2”

    M8 x 1,25 dalam 15

    450 HAI
    03 A, B Pelabuhan kerja DIN 3852 3) M27 x 2 dalam 16450 X
    04 A, B Pelabuhan kerja DIN 3852 3) M27 x 2 dalam 16450 HAI

    Catatan

    1) Untuk torsi pengencangan maksimum, petunjuk umum harus diperhatikan.

    2) Lonjakan tekanan sesaat dapat terjadi, tergantung pada aplikasinya. Ingatlah hal ini saat memilih alat ukur dan fitting.

    3) Permukaan titik bisa lebih dalam dari yang ditentukan dalam standar yang sesuai

    4) Hanya dimensi menurut SAE J518, ulir pengikat metrik merupakan penyimpangan dari standar.

    5) O = Harus terhubung (dicolokkan saat pengiriman) X = dicolokkan (dalam operasi normal)

     gambar.png

     gambar.png

    Piring Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 1) P Maks [batang] 2) Negara Bagian 5)
    Tanggal 01, 02, 10 A, B

    Pelabuhan kerja

    Benang pengikat

    SAE J518 4)

    DIN 13

    3/4”

    M10 x 1,5 dalam 17

    450 HAI
    04 A, B Pelabuhan kerja DIN 3852 3) M33 x 2 dalam 18450 HAI

     gambar.png

    Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 3) P Maks [batang] 4) Negara Bagian 8)
    A, B Pelabuhan kerja lihat pelat pelabuhan450
    T 1 Port pembuangan DIN 3852 5) M18 x 1,5 dalam 12 3 X 7)
    T 2 Port pembuangan DIN 3852 5) M18 x 1,5 dalam 12 3 O 7)

     gambar.png

    Piring Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 1) P Maks [batang] 2) Negara Bagian 5)
    Tanggal 01, 02, 10 A, B

    Pelabuhan kerja

    Benang pengikat

    SAE J518 4)

    DIN 13

    3/4”

    M10 x 1,5 dalam 17

    450 HAI
    04 A, B Pelabuhan kerja DIN 3852 3) M33 x 2 dalam 18450 HAI

    Catatan

    1) Untuk torsi pengencangan maksimum, petunjuk umum harus diperhatikan.

    2) Lonjakan tekanan sesaat dapat terjadi, tergantung pada aplikasinya. Ingatlah hal ini saat memilih alat ukur dan fitting.

    3) Permukaan titik bisa lebih dalam dari yang ditentukan dalam standar yang sesuai

    4) Hanya dimensi menurut SAE J518, ulir pengikat metrik merupakan penyimpangan dari standar.

    5) O = Harus terhubung (dicolokkan saat pengiriman) X = dicolokkan (dalam operasi normal)

     gambar.png

    Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 3) P Maks [batang] 4) Negara Bagian 8)
    A, B Pelabuhan kerja lihat pelat pelabuhan450
    T 1 Port pembuangan DIN 3852 5) M18 x 1,5 dalam 12 3 X 7)
    T 2 Port pembuangan DIN 3852 5) M18 x 1,5 dalam 12 3 O 7)

     gambar.png

    Piring Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 1) P Maks [batang] 2) Negara Bagian 5)
    Tanggal 01, 02, 10 A, B

    Pelabuhan kerja

    Benang pengikat

    SAE J518 4)

    DIN 13

    3/4”

    M10 x 1,5 dalam 17

    450 HAI

    Catatan

    1) Untuk torsi pengencangan maksimum, petunjuk umum harus diperhatikan.

    2) Lonjakan tekanan sesaat dapat terjadi, tergantung pada aplikasinya. Ingatlah hal ini saat memilih alat ukur dan fitting.

    4) Hanya dimensi menurut SAE J518, ulir pengikat metrik merupakan penyimpangan dari standar.

    5) O = Harus terhubung (dicolokkan saat pengiriman) X = dicolokkan (dalam operasi normal)

     gambar.png

    Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 3) P Maks [batang] 4) Negara Bagian 8)
    A, B Pelabuhan kerja lihat pelat pelabuhan450
    T 1 Port pembuangan DIN 3852 5) M18 x 1,5 dalam 12 3 X 7)
    T 2 Port pembuangan DIN 3852 5) M18 x 1,5 dalam 12 3 O 7)

     gambar.png

    Piring Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 1) P Maks [batang] 2) Negara Bagian 5)
    01, 10 A, B

    Pelabuhan kerja

    Benang pengikat

    SAE J518 4)

    DIN 13

    1- 1/4”

    M14 x 2 dalam 19

    450 HAI

    02

    Ukuran 107

    A, B

    Pelabuhan kerja

    Benang pengikat

    SAE J518 4)

    DIN 13

    1”

    M12 x 1,75 dalam 17

    450 HAI

    02

    Ukuran 125

    A, B

    Pelabuhan kerja

    Benang pengikat

    SAE J518 4)

    DIN 13

    1- 1/4”

    M14 x 2 dalam 19

    450 HAI

    Catatan

    1) Untuk torsi pengencangan maksimum, petunjuk umum harus diperhatikan.

    2) Lonjakan tekanan sesaat dapat terjadi, tergantung pada aplikasinya. Ingatlah hal ini saat memilih alat ukur dan fitting.

    4) Hanya dimensi menurut SAE J518, ulir pengikat metrik merupakan penyimpangan dari standar.

    5) O = Harus terhubung (dicolokkan saat pengiriman) X = dicolokkan (dalam operasi normal)

     gambar.png

    Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 3) P Maks [batang] 4) Negara Bagian 8)
    A, B Pelabuhan kerja lihat pelat pelabuhan450
    T 1 Port pembuangan DIN 3852 5) M22 x 1,5 dalam 14 3 X 7)
    T 2 Port pembuangan DIN 3852 5) M22 x 1,5 dalam 14 3 O 7)

    Pompa Piston Tetap Aksial HD-A2FM 29Pompa Piston Tetap Aksial HD-A2FM 30Pompa Piston Tetap Aksial HD-A2FM 31 Catatan

    1) Untuk poros colla

    2) Lubang tengah sesuai DIN 332 (ulir sesuai DIN 13)

    3) Untuk torsi pengencangan maksimum, petunjuk umum harus diperhatikan.

    4) Lonjakan tekanan sesaat dapat terjadi, tergantung pada aplikasinya. Ingatlah hal ini saat memilih alat ukur dan fitting.

    5) Permukaan titik bisa lebih dalam dari yang ditentukan dalam standar yang sesuai

    7) Tergantung pada posisi pemasangan, T1 atau T2 harus dihubungkan

    8) O = Harus terhubung (dicolokkan saat pengiriman) X = dicolokkan (dalam operasi normal)

     gambar.png

    Piring Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 1) P Maks [batang] 2) Negara Bagian 5)
    Tanggal 01, 02, 10 A, B

    Pelabuhan kerja

    Benang pengikat

    SAE J518 4)

    DIN 13

    1- 1/4”

    M14 x 2 dalam 19

    450 HAI

    Catatan

    1) Untuk torsi pengencangan maksimum, petunjuk umum harus diperhatikan.

    2) Lonjakan tekanan sesaat dapat terjadi, tergantung pada aplikasinya. Ingatlah hal ini saat memilih alat ukur dan fitting.

    4) Hanya dimensi menurut SAE J518, ulir pengikat metrik merupakan penyimpangan dari standar.

    5) O = Harus terhubung (dicolokkan saat pengiriman) X = dicolokkan (dalam operasi normal)

     gambar.png

    Pompa Piston Tetap Aksial HD-A2FM 34 Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 3) P Maks [batang] 4) Negara Bagian 8)
    A, B

    Pelabuhan kerja

    Benang pengikat

    SAE J518 6)

    DIN 13

    1- 1/4”

    M14 x 2 dalam 19

    450
    T 1 Port pembuangan DIN 3852 5) M22 x 1,5 dalam 14 3 X 7)
    T 2 Port pembuangan DIN 3852 5) M22 x 1,5 dalam 14 3 O 7)

    Catatan

    1) Untuk poros colla

    2) Lubang tengah sesuai DIN 332 (ulir sesuai DIN 13)

    3) Untuk torsi pengencangan maksimum, petunjuk umum harus diperhatikan.

    4) Lonjakan tekanan sesaat dapat terjadi, tergantung pada aplikasinya. Ingatlah hal ini saat memilih alat ukur dan fitting.

    5) Permukaan titik bisa lebih dalam dari yang ditentukan dalam standar yang sesuai

    6) Hanya dimensi menurut SAE J518, ulir pengikat metrik merupakan penyimpangan dari standar.

    7) Tergantung pada posisi pemasangan, T1 atau T2 harus dihubungkan

    8) O = Harus terhubung (dicolokkan saat pengiriman) X = dicolokkan (dalam operasi normal)

     gambar.png

    Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 3) P Maks [batang] 4) Negara Bagian 8)
    A, B Pelabuhan kerja lihat pelat pelabuhan450
    T 1 Port pembuangan DIN 3852 5) M22 x 1,5 dalam 14 3 X 7)
    T 2 Port pembuangan DIN 3852 5) M22 x 1,5 dalam 14 3 O 7)
    Kamu Port pembilasan bantalan DIN 3852 5) M14 x 1,5 dalam 12 3 X

    Pompa Piston Tetap Aksial HD-A2FM 36Pompa Piston Tetap Aksial HD-A2FM 37 Catatan

    1) Untuk poros colla

    2) Lubang tengah sesuai DIN 332 (ulir sesuai DIN 13)

    3) Untuk torsi pengencangan maksimum, instruksi umum harus diperhatikan. 4) Lonjakan tekanan sesaat dapat terjadi, tergantung pada aplikasinya. Ingatlah hal ini saat memilih alat ukur dan fitting.

    5) Permukaan titik bisa lebih dalam dari yang ditentukan dalam standar yang sesuai

    7) Tergantung pada posisi pemasangan, T1 atau T2 harus dihubungkan

    8) O = Harus terhubung (dicolokkan saat pengiriman) X = dicolokkan (dalam operasi normal)

     gambar.png

    Piring Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 1) P Maks [batang] 2) Negara Bagian 5)
    tanggal 01, 02 A, B

    Pelabuhan kerja

    Benang pengikat

    SAE J518 4)

    DIN 13

    1- 1/4”

    M14 x 2 dalam 19

    400 HAI

    Catatan

    1) Untuk torsi pengencangan maksimum, petunjuk umum harus diperhatikan.

    2) Lonjakan tekanan sesaat dapat terjadi, tergantung pada aplikasinya. Ingatlah hal ini saat memilih alat ukur dan fitting.

    4) Hanya dimensi menurut SAE J518, ulir pengikat metrik merupakan penyimpangan dari standar.

    5) O = Harus terhubung (dicolokkan saat pengiriman) X = dicolokkan (dalam operasi normal)

     gambar.png

    Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 3) P Maks [batang] 4) Negara Bagian 8)
    A, B

    Pelabuhan kerja

    Benang pengikat

    SAE J518 6)

    DIN 13

    1- 1/2”

    M16 x 2 dalam 21

    450
    T 1 Port pembuangan DIN 3852 5) M33 x 2 dalam 18 3 X 7)
    T 2 Port pembuangan DIN 3852 5) M33 x 2 dalam 18 3 O 7)
    Kamu Port pembilasan bantalan DIN 3852 5) M14 x 1,5 dalam 12 3 X
    MA, MB Mengukur tekanan kerja DIN 3852 5) M14 x 1,5 dalam 12400 X

     gambar.png

    Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 3) P Maks [batang] 4) Negara Bagian 8)
    A, B

    Pelabuhan kerja

    Benang pengikat

    SAE J518 6)

    DIN 13

    1- 1/2”

    M16 x 2 dalam 21

    450
    T 1 Port pembuangan DIN 3852 5) M33 x 2 dalam 18 3 X 7)
    T 2 Port pembuangan DIN 3852 5) M33 x 2 dalam 18 3 O 7)
    Kamu Port pembilasan bantalan DIN 3852 5) M18 x 1,5 dalam 12 3 X
    MA, MB Mengukur tekanan kerja DIN 3852 5) M14 x 1,5 dalam 12400 X

    Lampiran Motor Piston Aksial Tetap HD-A2FM

     gambar.png

    Dimensi katup pembilasan dan tekanan dorongan dalam mm

     gambar.png

     gambar.png

    Dimensi katup pelepas tekanan dalam mm

    Ukuran Kode D1D2D3D4D5D6D7D8D9D10D11D12D132)
    28, 32 MHDB16209186256817410287366650.823.8 Nomor 19 M10 dalam 17
    45MHDB16222198226518711398366650.823.8 Nomor 19 M10 dalam 17
    56, 63 MHDB222502221961208124105427550.823.8 Nomor 19 M10 dalam 13
    80, 90 MHDB2227124317.559229134114427557.227.8 Φ25 M12 dalam 18
    107, 125 MHDB322982661052250149.5130538466.731.8 Φ32 M14 dalam 19
    160, 180 MHDB32332301 5 47285170149538466.731.8 Φ32 M14 dalam 19

    Ukuran Pelabuhan A, BS11) MA, MB) P St1)
    28, 32 3/4” M22 x 1,5 dalam 14 M20 x 1,5 dalam 14 G1/4” Petunjuk perakitan untuk pelat port dengan fasilitas penguat tekanan "192" Mur pengunci harus ditahan saat memasang saluran hidrolik di port pst
    45 3/4” M22 x 1,5 dalam 14 M20 x 1,5 dalam 14 G1/4”
    56, 63 3/4” M26 x 1,5 dalam 16 M26 x 1,5 dalam 16 G1/4”
    80, 90 1” M26 x 1,5 dalam 16 M26 x 1,5 dalam 16 G1/4”
    107, 125 1- 1/4” M26 x 1,5 dalam 16 M26 x 1,5 dalam 16 G1/4”
    160, 180 1- 1/4” M26 x 1,5 dalam 16 M30 x 1,5 dalam 16 G1/4”
    Pelabuhan Pelabuhan untuk Standar Ukuran 1) P Maks [batang] 2) Negara Bagian 3)
    A, B Pelabuhan kerja SAE J518 Lihat di atas450 HAI
    S1 Port suplai (hanya dengan pelat port 191/192) DIN 3852 Lihat di atas 5 HAI
    MA, MB Mengukur tekanan operasi port DIN 3852 Lihat di atas450 X
    Jalan P Port tekanan pilot (hanya dengan pelat port 192) DIN 3852 Lihat di atas30 HAI

    Katup penyeimbang BVD dan BVE

    Katup penyeimbang penggerak perjalanan/winch dirancang untuk mengurangi bahaya kecepatan berlebih dan kavitasi motor piston aksial di sirkuit terbuka.

    Kavitasi terjadi jika kecepatan motor lebih besar daripada yang seharusnya untuk aliran input yang diberikan saat pengereman, berjalan menuruni bukit, atau menurunkan beban.

    Jika tekanan masuk turun, spul penyeimbang akan membatasi aliran balik dan mengerem motor hingga tekanan masuk kembali ke sekitar 20 bar.

    BVD tersedia untuk ukuran 28 hingga 180 dan BVE tersedia untuk ukuran 107 hingga 180.

    Katup penyeimbang harus dipesan sebagai tambahan. Kami merekomendasikan pemesanan katup penyeimbang dan motor sebagai satu set.

    Catatan

    Contoh pemesanan

    A2FM90/61W–VAB188 + BVD20F27S/41B–V03K16D0400S12

    Katup penyeimbang tidak menggantikan rem servis mekanis dan rem parkir.

    Perhatikan catatan rinci tentang katup penyeimbang BVD dan katup penyeimbang BVE

    Untuk desain katup pelepas rem, kita harus mengetahui tekanan pada awal pembukaan untuk rem parkir mekanis

    Volume spul penyeimbang antara langkah minimum (rem tertutup) dan langkah maksimum (rem dilepas dengan 21 bar)

    Waktu penutupan yang diperlukan untuk perangkat hangat (viskositas oli sekitar 15 mm2/s)

    Data Teknis

    Aliran masukan atau tekanan yang diizinkan dalam operasi dengan DBV dan BVD/BE

    Motor Tanpa katup

    Nilai terbatas

    beroperasi dengan DBV

    Nilai terbatas dalam

    operasi dengan BVD/BVE

    HD-A2FM Pnom/Pmaks qv maksDBV Pnom/Pmaks qv maks PiringBVD/BVE Pnom/Pmaks qv maks Piring
    Ukuran batang l/menit ukuran batang l/menit Kode ukuran batang Saya/menit Kode
    28400/45017616350/420100

    181

    191, 192

    20

    BVD

    350/420100188
    32201
    45255
    5628022240220
    63315
    80360
    90405
    107427 171,191,192 178
    125500
    10742732400 181.191, 192 25 BVD/BVE320188

     gambar.png

    HD-A2FM Katup penyeimbang Dimensi dalam mm
    Ukuran Jenis Pelabuhan A, B B1B2B3B4(S)B4(L)B5B6B7
    28, 32 BVD20 … 16 3/4” 2091751741421471399866
    45 BVD20 … 16 3/4” 2221961871421471399866
    56, 63 BVD20 … 17 3/4” 2501972081421471399875
    80, 90 BVD20 …27 1” 2712072291421471399875
    107, 125 BVD20 …28 1” 2982382511421471399884
    107, 125 BVD25 …38 1- 1/4” 298239251158163175120.584
    160, 180 BVD25 …38 1- 1/4” 332260285158163175120.584
    107, 125 BVE25 … 38 1- 1/4” 29824025116717221413784
    160, 180 BVE25 … 38 1- 1/4” 33226028516717221413784
    250 Atas permintaan

    Pelabuhan Port untuk Versi Standar Ukuran 1) P Maks [batang] 2) Negara Bagian 4)
    A, B Pelabuhan kerja SAE J518 Lihat di atas420 HAI
    S BVD20, BVD25, BVE25 DIN 3852 3) M22 x 1,5 dalam 1430 X
    DIN 3852 3) M27 x 2 dalam 1630 X
    Br Pelepasan rem, kurangi tekanan tinggi L DIN 3852 3) M12 x 1,5 dalam 12,530 HAI
    Gext Pelepasan rem, tekanan tinggi S DIN 3852 3) M12 x 1,5 dalam 12,5420 X
    MA, MB Mengukur tekanan A, B ISO 6149 3) M12 x 1,5 dalam 12420 X

    Catatan

    1) Untuk torsi pengencangan maksimum, petunjuk umum harus diperhatikan.

    2) Lonjakan tekanan sesaat dapat terjadi, tergantung pada aplikasinya. Ingatlah hal ini saat memilih alat ukur dan fitting.

    3) Permukaan titik bisa lebih dalam dari yang ditentukan dalam standar yang sesuai

    4) O = Harus terhubung (dicolokkan saat pengiriman) X = dicolokkan (dalam operasi normal)

     gambar.png

     gambar.png

     gambar.png

    Informasi Teknis

    Cairan hidrolik

    Sebelum memulai perencanaan proyek, silakan merujuk pada lembar data kami tentang oli mineral dan cairan hidrolik yang dapat diterima lingkungan untuk informasi terperinci mengenai pilihan cairan hidrolik dan kondisi aplikasi.

    Saat menggunakan cairan hidrolik yang dapat diterima secara lingkungan, batasan mengenai data teknis dan segel harus diperhatikan.

    Silakan hubungi kami. Saat memesan, sebutkan cairan hidrolik yang akan digunakan.

    Catatan tentang pemilihan cairan hidrolik

    Untuk memilih cairan hidrolik yang tepat, perlu diketahui suhu operasi dalam reservoir (sirkuit terbuka) dalam kaitannya dengan suhu sekitar.

    Fluida hidrolik harus dipilih sedemikian rupa sehingga dalam rentang suhu operasi, viskositasnya berada dalam kisaran optimal (nopt), lihat bagian yang diarsir pada diagram pemilihan. Kami merekomendasikan untuk memilih tingkat viskositas yang lebih tinggi dalam setiap kasus.

    Contoh: pada suhu sekitar X °C, suhu operasinya adalah 60°C. Pada rentang viskositas operasi optimal (Vopt; area yang diarsir), hal ini sesuai dengan tingkat viskositas VG 46 dan VG 68; VG 68 harus dipilih.

    Penting

    Suhu pembuangan casing dipengaruhi oleh tekanan dan kecepatan masukan dan selalu lebih tinggi daripada suhu reservoir.

    Namun, suhu komponen tidak boleh melebihi 90℃ pada titik mana pun. Perbedaan suhu yang tertera di sebelah kiri harus diperhitungkan saat menentukan viskositas bantalan.

    Jika kondisi di atas tidak dapat dipenuhi, karena parameter operasi yang ekstrem, silakan hubungi kami.

    Filtrasi cairan hidrolik

    Semakin halus penyaringannya, semakin baik tingkat kebersihan cairan hidrolik dan semakin lama masa pakai unit piston aksial.

    Untuk menjamin keandalan fungsional unit piston aksial, perlu dilakukan evaluasi gravimetrik cairan hidrolik untuk menentukan kontaminasi partikel dan tingkat kebersihan menurut ISO 4406.

    Tingkat kebersihan minimal 20/18/15 harus dipertahankan.

    Pada suhu cairan hidrolik yang sangat tinggi (90℃ hingga maksimum 115℃), tingkat kebersihan minimal 19/17/14 menurut ISO 4406 diperlukan.

    Jika tingkat kebersihan di atas tidak dapat dipertahankan, hubungi kami.

    Viskositas dan suhu fluida hidrolik

    Viskositas Segel poros Suhu 3) Komentar
    Mulai dingin Vmaks ≤1600 mm2/dtk

    NBR 2)

    FKM

    θSt ≥ -40℃

    θSt ≥ -25℃

    t ≤3 menit, tanpa beban (P ≤ 50 bar) n≤1000 rpm

    Perbedaan suhu yang diizinkan antara unit piston aksial dan fluida hidrolik dalam sistem maksimum 25 K

    Fase pemanasan V = 1600~400 mm2/detik t ≤15 mnt, P ≤0,7*P nom dan n ≤ 0,5*n nom

    Kontinu

    operasi

    V = 400~10 mm2/dtk1)

    NBR 2)

    FKM

    θ= +85℃

    Suhu = +110℃

    diukur di port L, L1
    V = 36~16 mm2/detik Kisaran viskositas dan efisiensi operasi yang optimal

    Jangka pendek

    operasi

    V = 10~7 mm2/detik

    NBR 2)

    FKM

    θ = +85℃

    θ = +110℃

    t ≤3 menit, P ≤0,3*P nom diukur di port L, L1

    1)Sesuai misalnya untuk VG 46 dengan kisaran suhu +4 °C hingga +85 °C (lihat diagram pemilihan)

    2)Versi EA10VSO...-P (jika beroperasi dengan cairan hidrolik HFA, HFB dan HFC)

    3)Jika suhu pada parameter operasi ekstrim tidak dapat dipatuhi, silakan hubungi kami

    Diagram pemilihan

     gambar.png

    Petunjuk umum

      Pompa HD-A2FO dirancang untuk digunakan di sirkuit terbuka. Motor HD-A2FM/E dirancang untuk digunakan di sirkuit terbuka dan tertutup.

    Perencanaan proyek, pemasangan dan pengoperasian unit piston aksial memerlukan keterlibatan personel yang berkualifikasi.

    Sebelum menggunakan unit piston aksial, harap baca buku petunjuk terkait secara lengkap dan teliti.

    Selama dan segera setelah pengoperasian, terdapat risiko luka bakar pada unit piston aksial. Ambil langkah-langkah keselamatan yang tepat (misalnya dengan mengenakan pakaian pelindung).

    Bergantung pada kondisi operasi unit piston aksial (tekanan operasi, suhu fluida), karakteristiknya dapat berubah.

    Port jalur layanan

    Port dan ulir pengikat dirancang untuk tekanan maksimum yang ditentukan.

    Produsen mesin atau sistem harus memastikan bahwa elemen penghubung dan saluran sesuai dengan kondisi aplikasi yang ditentukan (tekanan, aliran, fluida hidrolik, suhu) dengan faktor keselamatan yang diperlukan.

    Port saluran servis dan port fungsi hanya dapat digunakan untuk mengakomodasi saluran hidrolik.

    Data dan catatan yang tercantum di sini harus dipatuhi.

    Produk ini tidak disetujui sebagai komponen untuk konsep keselamatan mesin umum menurut ISO 13849.

    Torsi pengencangan berikut berlaku:

    Perlengkapan

    Perhatikan petunjuk pabrik mengenai torsi pengencangan fitting yang digunakan

    Baut pemasangan

    Untuk pemasangan baut dengan ulir metrik ISO menurut DIN 13 atau dengan ulir menurut ASME B1.1, kami sarankan untuk memeriksa torsi pengencangan dalam kasus individual sesuai dengan VDI 2230.

    Ulir betina pada unit piston aksial

    Torsi pengencangan maksimum yang diizinkan (MG maks) adalah nilai maksimum untuk ulir betina dan tidak boleh dilampaui. Untuk nilai, lihat tabel berikut.

    Sumbat berulir

    Untuk sumbat berulir metalik yang disertakan dengan unit piston aksial, torsi pengencangan sumbat berulir MV yang diperlukan berlaku. Untuk nilai, lihat tabel berikut.

    Pelabuhan Torsi pengencangan maksimum yang diizinkan dari ulir betina M Gmax

    Pengencangan yang diperlukan

    torsi dari

    busi berulir Mv1)

    soket segi enam di

    colokan berulir WAF

    Standar Ukuran benang
    DIN 3852 M8 x 1 10 Nm 7 Nm 3 mm
    M10 x 1 30 Nm 12 Nm 5 mm
    M12 x 1,5 50 Nm 25 Nm 2) 6 mm
    M14 x 1,5 80 Nm 35 Nm 6 mm
    M16 x 1,5 100 Nm 50 Nm 8 mm
    M18 x 1,5 140 Nm 60 Nm 8 mm
    M22 x 1,5 210 Nm 80 Nm 10 mm
    M26 x 1,5 230 Nm 120 Nm 12 mm
    M27 x 2 330 Nm 135 Nm 12 mm
    M33 x 2 540 Nm 225 Nm 17 mm
    M42 x 2 720 Nm 360 Nm 22 mm
    DIN ISO 228 G1/4” 40 Nm - -

    Catatan

    1) Torsi pengencangan berlaku untuk sekrup dalam keadaan "kering" saat diterima pada saat pengiriman dan dalam keadaan "sedikit diminyaki" saat pemasangan.

    2) Dalam keadaan "sedikit diminyaki", MV dikurangi menjadi 10 Nm untuk M10 x 1 dan 17 Nm untuk M12 x 1,5.

    Produk Terkait
    tidak ada data
    Hubungi kami
    Apakah Anda punya pertanyaan?
    Dapatkan bantuan tanpa hambatan dari tim Manajer Akun Perdagangan kami untuk segala hal mulai dari penawaran harga hingga pengiriman dan semua hal di antaranya untuk proyek Anda. Pakar perdagangan kami siap membantu.
    Anda dapat menemukan kami di sini.
    S10-6-5, Area Fungsi Pelabuhan Air, Kawasan Pelabuhan Perdagangan Bebas Lan Glu-C UN Tan, Distrik Jiang B EI, Chongqing
    ChangJia adalah pemimpin global dalam teknologi hidrolik, yang mengintegrasikan R&D, manufaktur, penjualan, dan layanan untuk mendorong inovasi dan produksi komponen inti hidrolik.

    Kotak Surat Umum:info@changjia.com

    Hubungi kami

    Tina
    Telp: +86 135 0836 3447
    WhatsApp: +86 135 0836 3447
    E-mail:tina@changjia.com
    Anne
    Telp: +86 158 2639 0716
    WhatsApp: +86 158 2639 0716
    E-mail:anne@changjia.com
    tidak ada data
    Hak Cipta © 2025 Perusahaan Changjia
    Customer service
    detect